Postingan

Perjuangan dan keikhlasan

Gambar
 ðŸ‘‘ Sang Penjaga Mimpi: Makna di Balik Setiap Kelulusan 👑 ​ Daftar ini adalah kronik kebanggaan, namun di baliknya tersimpan kisah tentang kekuatan cinta dan pengorbanan sunyi yang dipegang teguh oleh Bapak. Meskipun namanya tidak tertulis di setiap ijazah, beliau adalah arsitek emosional dan penyedia fondasi yang memungkinkan semua bintang ini bersinar. ​Setiap tahun kelulusan—dari Ibu yang meraih S1 (2011), melalui lika-liku CGP, PPG, dan P3K, hingga menggapai S2 di 2025—adalah buah dari dukungan tak bersyarat Bapak. Beliau adalah yang merelakan waktu, menenangkan kekhawatiran, dan memastikan sumber daya tersedia agar Ibu dapat fokus menuntut ilmu. Ia adalah sandaran yang kokoh saat tugas akhir menumpuk, dan pemberi semangat saat semangat hampir redup. ​Demikian pula, setiap langkah pendidikan anak-anak, dari KB hingga SMP, adalah proyek bersama yang dipimpin dengan kebijaksanaan Bapak. Beliau adalah yang mengayunkan tangan ke sekolah, yang menemani saat belajar, dan yang bek...

Ombak

Riuh rendah gemericik air. Menemani kebersamaan kita. Duduk berdua, bersenandung rasa. Berbagi kasih bersama. Sungguh, tatapnya lah yang menghangatkan sukma. Menebar aroma rindu tatkala jauh di ujung sana. Sapanya yang teduh, menyejuk batin yang membara. Batin yang tak bisa mengungkap gundah gulana. Berawal dari duduk bersama. Semakin menyatulah kami. Memggegam rasa. Yang tak bisa diungkap kata-kata.

Akan ku rebahkan rindu untuk jagad yg kumau

 Rindu Akan percikan air di ujung sana Rindu Akan tanah basah berisikan rimbunan padi Yang menguning Ditemani burung-burung saling sahut menyahut Bergelayut di pohon padi Berkicau riuh rendah Bak menawan Terbawalah suaranya menyerang Perjalanan yang panjang ksana Akan tetapi semua telah usai Tanah basah telah rusak Terbawa antah barantah Entah apa karenanya Rindu Menapak jalan nan indah Menuruni desa kami yang permai

Suara

 Jika suaramu tak didengar manusia, ingatlah ada Tuhanmu yang selalu mendengar keluh kesah kita. Di setiap butiran do'a-do'a yang kita panjatkan. Ada kepedihan, kepiluan, penyesalan atas apa saja yang telah kita perbuat. Ada kebahagian, kesenangan, bahkan kemewahan yang dilinpahkan kepada hambaMu ini.  Sungguh, niscaya ketika kita mengalami semuanya akan jadi pelajaran hidup yang sangat-sangat berharga ke kehidupan masa depan kita kelak. Ada relung-relung hati yang terkoyak oleh dusta, oleh penghianatan, dan oleh penyepelean manusia kepada kita.

Doa

Gambar
 

Bunga Anggrek

 Di antara bunga-bunga yang berwarna, Anggrek putihku, terpisah dari yang lain. Di tempat yang sunyi, tanpa teman, Namun, dia tetap bermekaran dengan cantik. Putih seperti salju, lembut seperti sutra, Anggrek putihku, memancarkan keindahan. Di tempat yang berbeda, dia tumbuh dengan baik, Dan bermekaran dengan indah, tanpa cela. Bunga-bunga lain, mungkin iri padanya, Namun, anggrek putihku, tidak pernah peduli. Dia tahu, keindahannya, tidak dapat disamai, Dan dia bangga, dengan keunikan yang dimilikinya. Di tempat yang sunyi, dia menemukan kedamaian, Dan bermekaran dengan indah, tanpa beban. Anggrek putihku, memancarkan keindahan, Dan menjadi simbol, dari keunikan dan keindahan. Bunga-bunga lain, mungkin memiliki warna yang cerah, Namun, anggrek putihku, memiliki keindahan yang unik. Dia tidak pernah, mencoba menjadi seperti yang lain, Namun, dia selalu, menjadi dirinya sendiri. Dan itulah, keindahan dari anggrek putihku, Yang bermekaran dengan cantik, di tempat yang berbeda. Dia ti...

Ruang rindu

Di sudut senja yang redup, aku menyusun kenangan tentangmu, menyimpan rindu di laci-laci hati, agar tak berantakan oleh waktu. Namun kau datang lagi, seperti badai yang tiba-tiba, menghempas tenang yang kupeluk erat, mengoyak sunyi yang coba kurajut. Kau acak-acak ruang rinduku, menggugurkan mimpi yang kucoba tanam, menyisakan jejak langkahmu di lantai hati, dan bayangmu di dinding kenangan. Aku ingin merapikan rasa ini, menghapus jejakmu dari sudut ingatan, tapi kau selalu kembali, menyibak sepi yang kucoba rawat. Mungkin memang begini takdirnya, aku hanyalah rumah untuk rindu, dan kau adalah angin liar, yang selalu ingin kembali menerbangkannya.Di sudut senja yang meremang aku menata kenangan tentangmu. Rindu kususun dalam barisan kata, agar tak terjatuh dan berantakan. Namun kau datang lagi, menerjang pintu yang coba kututup. Seperti badai yang liar, mengacak tenang yang kupeluk erat. Langkahmu mengetuk-ngetuk ingatan, menggetarkan lantai hati yang rapuh. Bayangmu berlarian di dindi...